HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | TALK SHOW | KOLOM | RESPOND ONLINE | PEDULI KASIH | KITA PEDULI | INVESTOR RELATION
FOKUS
Pilkada

Rapat Penghitungan Suara Ricuh



indosiar.com, Depok - Dua kali kericuhan terjadi. Pertama, dari awal para saksi dan pendukung pasangan Badrul Kamal – Supriyanto sudah melancarkan protes kepada pimpinan KPUD Depok.

Para saksi dan pendukung Badrul – Supriyanto berasal dari Partai Hanura dan PDIP. Sebaliknya pendukung pasangan Nurmahmudi Ismail-Idris Abdul Somad yang terlihat mendominasi rapat pleno, sebagian besar menentang protes. Memasuki sesi kedua, rapat pleno, kembali  ricuh dan ini lebih panas. Salah satu anggota dari perwakilan Partai Hanura bahkan sempat membanting kursi.

Kisruh pemilukada Depok kali ini, bukan pertama kali terjadi. Sejak empat hari lalu, KUPD Kota Depok terus di demo massa. Tanggal 17 dan 19 Oktober lalu. Kisruh disebabkan dugaan terjadinya  pelanggaran pemilukada, diantaranya soal DPT dan kartu pemilih kosong. Selain itu, KPUD Kota Depok dinilai minim dalam melakuan sosialisasi, sehingga banyak warga Depok tak mengetahui hari pencoblosan. Jumlah pemilih yang tidak mencapai 50 persen, juga diduga menjadi faktor kekisruhan dalam pemilukada kota Depok. (Johan Teruna/Sup)

 

Bookmark and Share


Nama:
Email:
Security Code: