HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | TALK SHOW | KOLOM | RESPOND ONLINE | PEDULI KASIH | KITA PEDULI | INVESTOR RELATION
FOKUS
Takut Terlibat Korupsi

Ratusan Kades Kembalikan Komputer



indosiar.com, Cilacap - Ratusan kepala desa dan lurah di Cilacap, Jawa Tengah menggeruduk Kantor Bupati Cilacap. Mereka mengembalikan seperangkat komputer yang dibeli dari sebagian anggaran Alokasi Dana Desa (ADD) 2008 yang bersumber dari APBN. Pengadaan komputer untuk 284 desa dan kelurahan di Cilacap tersebut kini tengah diusut kepolisian wilayah Banyumas karena diduga terjadi korupsi. 

Para kepala desa dan perwakilan camat tiba di Pendopo Pemkab Cilacap Senin (27/07/09) kemarin. Mereka mengaku menerima komputer tersebut karena mendapat tekanan dari atasan. 

Para kades ini juga merasa telah menjadi korban dari upaya korupsi yang dilakukan pejabat di Cilacap. Maemanah, salah satu kepala desa mengungkapkan, sebagian kepala desa, lurah, camat dan Sekcam di Cilacap sudah diperiksa Polwil Banyumas dalam kasus ini. Padahal proyek pengadaan komputer yang terbungkus program Sistem Informasi Pemerintahan Desa (Simpendes) itu berasal dari Pemkab Banyumas. 

Sebanyak 284 desa dan kelurahan di Cilacap ini masing-masing mendapat bantuan 100 juta rupiah. Dana tersebut semestinya untuk bantuan pembangunan fisik dan operasional desa. Namun Pemkab Cilacap memutuskan agar 48 juta rupiah dari 100 juta rupiah itu digunakan untuk proyek Simpedes yaitu pengadaan komputer, printer, meja komputer dan JPS.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat (Kesbalinmas) Cilacap, Yayan Rusiawan Effendi yang menemui pendemo meminta agar kades dan lurah tak perlu mengembalikan ke Pemkab Cilacap. Karena kasus pengadaan komputer tersebut kini masih dalam proses hukum.
(Nanang Anna Nur/Sup)

Bookmark and Share


Nama:
Email:
Security Code: