indosiar.com, Subang - Unjuk rasa ratusan nelayan menuntut penyediaan bahan bakar solar di Subang, Jawa Barat berakhir ricuh. Para nelayan yang kesal mengamuk sambil melemparkan drum dan derigen serta nyaris membakar SPBU. Aksi ratusan nelayan ini merupakan puncak kekesalan mereka akibat langkanya BBM jenis solar selama hampir satu bulan lamanya.
Para nelayan ini mengamuk setelah mengetahui stok solar di SPBU khusus nelayan di Kecamatan Blanakan Subang, Jawa Barat ternyata kosong. Mereka membanting derigen serta melemparkan drum-drum solar yang telah kosong. Bahkan saking emosinya para nelayan ini nekad dan nyaris membakar SPBU.
Beruntung aksi anarkis para nelayan dapat diredam oleh pengelola SPBU dan pihak KUD Nelayan. Ratusan nelayan ini kesal karena solar kosong lebih dari satu bulan lamanya, akibatnya mereka tidak bisa melaut.
Haji Ali, pengelola SPBU Nelayan Blanakan yang juga Ketua KUD yang dipasrahi mengelola SPBU nelayan mengatakan, pihaknya telah berulangkali meminta Pertamina untuk mengatasi persoalan ini. Namun tidak ada tanggapan positif dari depo Pertamina Cikampek yang selama ini menyalurkan solar.
Ratusan nelayan Blanakan juga mendesak Pertamina Pusat untuk turun tangan membenahi sistim distribusi solar khusus nelayan agar tidak selalu terjadi kelangkaan. Untuk mengantisipasi aksi anarkis lanjutan, sejumlah petugas keamanan berpakaian preman dibantu aparat TNI terus berjaga-jaga disekitar lokasi. (Zaenal Arifin/Sup)