HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | TALK SHOW | KOLOM | RESPOND ONLINE | PEDULI KASIH | KITA PEDULI | INVESTOR RELATION
FOKUS

Ratusan Personil Polri Amankan Eksekusi



indosiar.com, Palu - Detik-detik menjelang pelaksanaan eksekusi mati terhadap tiga terpidana kasus kerusuhan Poso, Tibo Cs, pengamanan kota Palu, Sulawesi Tengah kian diperketat. Sejumlah aparat tambahan didatangkan, diantaranya sebanyak 200 personil Brimob Polda Sulawesi Utara.

Tambahan pasukan ini sebagai bentuk upaya pengamanan jelang pelaksanaan eksekusi mati Tibo Cs. Pasukan tambahan mendarat di Bandara Mutiara dengan menggunakan pesawat Herkules TNI Angkatan Udara mendarat sekitar pukul 09.00 Wib Kamis (21/0) tadi pagi.

Kapolda Sulteng Kombes Pol Badrodin Haiti langsung melakukan apel dan memberikan arahan didepan pasukan BKO ini. Sementara itu LP Palu hari ini ditutup untuk sementara bagi para pembesuk. Pasukan Brimob dan Perintis disiagakan dengan senjata laras panjang diseputar lapas. Rencananya eksekusi mati terhadap Fabianus Tibo Cs akan dilakukan di kota Palu Jumat dini hari nanti. (Patarudin/Sup)

 

Bookmark and Share


Page: 1
22-Sep-2006 14:00:47 WIB by jampang
tibo cs takut dihukum mati...????
tibo cs membantai orang orang tak berdosa ... ?????
konsekwensinya bagi pembantai adalah hukum mati......
manusia tidak berhak membunuh manusia apalagi sampai membantai ratusan.....
yesus tidak suka dg pembantai.....
ingat waktu yesus dibantai oleh kaumnya kemudian disalip....yesus dianggap sebagai penebus dosa.....
22-Sep-2006 13:51:30 WIB by hahahahah
Hidup Amrosi ...............Hidup Baasyr......hidup Imam Samudra................
22-Sep-2006 13:45:52 WIB by anton sltg
Sebenarnya menurutku akan lebih tepat kalau eksekusi Amrosi Cs dan Imam Samudra model pengamanannya seperti itu, secara logika memang memungkinkan bagi penganut garis keras akan bersikap anarkis seperti yang selama ini mereka buktikan (lihat kasus FPI,MMI dsb) tetapi kalau model Tibo Cs rasanya kecil kemungkinan. Atau ini hanya merupakan pengalihan pandangan semata ?
22-Sep-2006 01:27:12 WIB by Kafoklah
To Clandestein...Fuck You Too..
21-Sep-2006 22:27:59 WIB by clandestein
kenapa harus menjelang ramadhan..??this is wise ???apa maksud pemerintah.fuck you jawa!!!
21-Sep-2006 18:36:06 WIB by edyvanvreden
Jangan lupa pak Polisi, cari terus dalang kerusuhannya. Pak Polisi jangan lupa pula Amrozi Cs dan Imam Samudera (pelaku Bom Bali) juga dieksekusi biar negara kita sepi dari teroris.
21-Sep-2006 16:32:23 WIB by Reza Yosep
menurut aqu berita di atas menarik .
21-Sep-2006 16:30:07 WIB by Reza Yosep
Artikel di atas menurut saya bagus sekali thats all rights

 

Nama:
Email:
Security Code: