indosiar.com, Minahasa - Situasi keamanan di Ratahan Ibukota Kabupaten Minahasa Tenggara sudah berlangsung normal pasca kerusuhan di Kabupaten Minahasa Tenggara akhir pekan kemarin untuk memprotes hasil pemilihan bupati. Namun demikian ratusan aparat kepolisian masih disiagakan disejumlah tempat terkait rencana rapat pleno penetapkan pemenang pilkada yang akan digelar Senin (11/08/08) pagi di Kantor KPUD.
Seiring kian kondosifnya keamanan di Ratahan warga sejak kemarin mulai berani keluar rumah dan menjalankan aktifitas sehari-hari seperti sesaat sebelum kerusuhan. Namun sejumlah aparat kepolisian tampak masih berjaga-jaga disejumlah sudut kota guna mengantisipasi terjadinya amukan massa seperti yang terjadi akhir pekan lalu.
Titik pengamanan diprioritaskan di Kantor KPUD setempat yang rencananya akan menggelar pleno penetapkan pemenang Pilkada Senin ini. Sedikitnya 600 personil kepolisian dari Satuan Dalmas dan Brimob Polda Sulawesi Utara serta Polres Minahasa Selatan diterjunkan untuk mengamankan jalannya pleno.
Seperti pemberitaan sebelumnya jalannya Pilkada Kabupaten Minahasa Tenggara yang berlangsung pekan lalu berunjung rusuh. Ribuan massa pendukung kandidat bupati yang kalah mengamuk dan menghancurkan sejumlah fasilitas umum seperti SPBU, Kantor Golkar serta sejumlah kendaraan.
Namun hingga kini aparat kepolisian belum menetapkan tersangka atas tindakan anarkis massa yang menimbulkan kerugian materi cukup besar. (Alamsyah Johan/Sup)