indosiar.com, Kendari - (Senin, 31.10.2011) Ratusan warga di Kecamatan Puwatu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara harus rela antri berjam-jam untuk mengambil nomor antrian pembuatan KTP Elektronik. Sayangnya, meski sudah mendapat nomor giliran, KTP mereka belum tentu langsung dapat diproses karena keterbatasan kemampuan alat.
Seperti inilah pemandangan di kantor Kecamatan Puwatu, Kota kendari, Sulawesi Tenggara. Ratusan warga harus antri berjam-jam hanya untuk mendapatkan nomer antrian, sebelum mendapatkan giliran untuk proses pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik.
Beberapa warga bahkan mengaku, sudah mulai mengantri di depan loket sejak pukul 04:00 pagi tadi. Namun setelah menunggu berjam-jam tidak juga mendapatkan nomer antrian.
Sementara itu pihak kecamatan mengaku, setiap harinya pihak kecamatan hanya membatasi sebanyak 200 orang warga untuk pelayanan KTP elektronik, ini disebabkan peralatan E-KTP, hanya ada 2 unit.
Antrian yang panjang ini membuat warga kerepotan, karena waktu mereka habis hanya untuk mendapatkan nomor antrean. Belum termasuk waktu proses pembuatan. Mereka meminta pihak kecamatan berkoordinasi dengan pihak kelurahan dan RT, agar proses antrian dapat lebih tertib. (Dony Oktayudha/Sup)