indosiar.com, Banyumas - Polres Banyumas, Jawa Tengah telah menyiapkan satu regu tembak yang terdiri dari 12 polisi untuk melaksanakan eksekusi terpidana mati Rio Alex Bulo dalam waktu dekat. Selain itu disiagakan pula 200 personil pengamanan. Sedangkan istri Rio Martil meminta maaf kepada keluarga korban atas perbuatan suaminya.
Menyusul semakin dekatnya pelaksanaan eksekusi terhadap terpidana mati Rio Alex Bulo alias Rio Martil aparat Polres Banyumas kini semakin bersiaga. Namun Kapolres Banyumas AKBP Hari Prasojo mengaku belum mengetahui waktu pelaksanaan eksekusi. Aparat kepolisian menyiapkan satu regu Brimob yang terdiri dari 12 personil untuk melaksanakan eksekusi. Selain itu disiapkan pula 200 personil untuk mengantisipasi gangguan keamanan, karena sejak beberapa hari banyak warga berdatangan ke Lapas Purwokerto untuk memastikan kondisi Rio Martil.
Sejumlah sumber menyebut ada beberapa titik yang kemungkinan menjadi lokasi eksekusi antara lain di hutan Kali Ori, Banyumas, Desa Melung, Batu Raden dan ditempat latihan tembak Brimob Purwokerto. Sementara usai eksekusi rencananya jenazah Rio Martil akan dibawa ke Rumah Sakit Umum Margono Sukaryo Purwokerto.
Sementara istri Rio Alex Bulo Rabu (06/08) malam menyampaikan permintaan maaf kepada pihak keluarga korban atas perbuatan suaminya yang telah terlibat kasus pembunuhan berantai tahun 1997 hingga 2001.
Menurut istri Rio Alex Bulo, suaminya berpesan kepada ketiga anaknya agar tidak mengikuti jejak ayahnya dan menjadi muslim yang taat. Dalam pertemuan terakhir hari Selasa lalu, Rio memberikan Al Quran kepada istri dan anaknya. (Nanang Anna Nur/Sup)