indosiar.com,Ambon - Kisruh rekapitulasi suara pemilu legislatif ditingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di kota Ambon masih terus berlanjut Minggu (26/04/09) malam. Sejumlah saksi partai politik kembali memprotes PPK Nusaniwe dan memilih walk out, karena adanya temuan penggelembungan suara disalah satu TPS. Akibatnya proses rekapitulasi di PPK Nusaniwe ditunda hingga Senin (27/04).
Aksi protes mewarnai rekapitulasi surat suara di PPK Nusaniwe Kota Ambon. Sejumlah saksi partai politik yang mengikuti jalannya rekapitulasi penghitungan suara pada PPK sejak semula sudah melakukan aksi protes terhadap PPK. Protes saksi parpol ini sangat beralasan karena dalam hasil rekapitulasi PPK ditemukan adanya penggelembungan suara pada TPS 12 Kelurahan Silale, Kota Ambon.
Hujan protes dari saksi partai politik pun tak terhindarkan, sehingga berujung pada nyarisnya terjadi pemukulan terhadap salah seorang saksi parpol oleh saksi parpol lain. Namun emosi saksi yang mengamuk ini dapat diredam oleh para saksi lain.
Diduga penggelembungan suara pada TPS 12 tersebut dilakukan oleh petugas KPPS pada Kelurahan Silale, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon untuk memenangkan salah satu caleg tertentu. Akibatnya sebagian besar saksi parpol melakukan walk out. Akibat kekisruhan dan aksi walk out dari saksi parpol tersebut maka proses rekapitulasi di PPK Nusaniwe ditunda hingga Senin ini. Padahal proses rekapitulasi di PPK Nusaniwe dijadwalkan selesai kemarin. (Jabar Tianotak/Sup)