indosiar.com, Padang - Sekitar 1500 hektar sawah di Nagari Jantung Durian, Kabupaten Padang Pariaman, rusak karena tak lagi mendapat pasokan air, setelah saluran irigasi rusak terkena gempa.
Padi yang baru ditanam, berumur 1 bulan lalu menjadi sia-sia. Sementara tanah sawah mulai retak-retak karena kekeringan. Warga di Kampung ini mengaku tak bisa berbuat apa-apa lagi. Tenaganya telah habis untuk memperbaiki tempat tinggalnya yang rusak pasca gempa.
Mereka sangat membutuhkan bantuan pemerintah agar keberlangsungan hidup mereka segera pulih.
Sebelum gempa, dusun yang berjarak 60 kilometer dari pusat kabupaten Padang Pariaman ini, secara ekonomi cukup terisolir. Akses jalan mengalami rusak berat sehingga penjualan hasil bumi menjadi terhambat. Untuk sementara mereka bisa bertahan dengan mengalirnya bantuan di dusunnya.
Namun mereka khawatir, bila saluran air tak segera diperbaiki pemerintah, warga khawatir dusunnya akan lumpuh total.(Johardio Anse/Ijs)