indosiar.com, Tegal - Ratusan kapal ini tidak bisa berangkat karena kesulitan mendapatkan solar. Akibatnya ribuan nelayan menganggur karena tidak bisa melaut. Untuk mendapatkan solar, para nelayan harus menunggu pasokan dari Pertamina. Mobil pengangkut solar kapal terpaksa mengantri di SPBU pelabuhan sampai berhari-hari lamanya. Menurut nelayan kelangkaan solar ini semakin terasa sejak dua bulan lalu.
Kelangkaan solar yang dialami nelayan akibat adanya pengurangan kuota yang tidak sebanding dengan jumlah kapal. Kuota saat ini hanya 1200 kilo liter untuk mencukupi sekitar 600 kapal. Padahal kuota ideal minimal 1800 kilo liter.
Karena tidak melaut banyak nelayan lain yang terjerat hutang untuk mencukupi biaya hidup keluarganya. Para nelayan berharap pihak Pertamina segera menambah kuota solar. Jika kondisi ini dibiarkan berlangsung lama, dipastikan akan semakin banyak nelayan yang terpuruk karena tidak dapat melaut. (Kuncoro Wijayanto/Sup)