indosiar.com, Surabaya - (Jumat, 21.09.2012) Sehari menjelang pemberangkatan jamaah calon haji, ternyata masih ada lebih dari seribu paspor calon haji di Jawa Timur bahkan belum selesai dan diserahkan ke panitia Penerimaan dan Pemberangkatan Ibadah Haji (PPIH) Surabaya. Sementara pemberangkatan jamaah calon haji dari Bojonegoro ke Surabaya, molor dari jadwal yang ditentukan.
Pemberangkatan jamaah calon haji dari tanah air, akan mulai dilakukan hari Jumat, 21 September. Untuk kloter pertama Jawa Timur, akan diberangkatkan dari Bandar Juanda, Surabaya. Sayangnya, hingga menjelang pemberangkatan jamaah calon haji, urusan administrasi, belum juga tuntas.
Dari 33 ribu tujuh ratus jamaah calon haji yang sudah melunasi ongkos haji, baru 32 ribu 600 yang telah menyerahkan berkas berupa buku paspor. Sedangkan dari paspor yang sudah diserahkan, lebih seribu seratus paspor masih tertahan di daerah, dan belum disampaikan ke PPIH Jatim.
Selain paspor, panitia juga masih dihadapkan pada persoalan visa yang belum tuntas. Dari 32 ribu lima ratus lebih, PPIH Jatim baru menerima 30 ribu 700 visa yang sudah disetujui. PPIH Jatim terus berupaya untuk bisa menyelesaikan paspor dan visa sebelum kloter pertama diberangkatkan, Jumat esok.
Pada musim haji tahun ini Jawa Timur mendapat kuota sebanyak 33.935. Menurut rencana kloter pertama asal Bojonegoro, dan Surabaya akan diberangkatkan 21 September 2012.
Lebih seribu jamaah calon haji asal Bojonegoro ini, Kamis pagi diberangkatkan ke asrama haji Sukolilo Surabaya. Jamaah calon haji ini tergabung dalam kelompok terbang atau kloter satu, dua dan tiga.
Dari rencana pukul 7 pagi, para jamaah calon haji ini baru bisa diberangkatkan sekitar pukul 9. Molornya jadwal pemberangkatan ini karena banyaknya jamaah calon haji yang terjebak kemacetan, sehingga telat tiba di asrama. (Didik Wahyudi/Sapari Ranuwijaya/Sup)
