HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | TALK SHOW | KOLOM | RESPOND ONLINE | PEDULI KASIH | KITA PEDULI | INVESTOR RELATION
FOKUS
7 Hari Gus Dur Wafat

Ribuan Warga Padati Ponpes Tebu Ireng



indosiar.com, Jombang -  Seperti halnya situasi saat prosesi pemakaman Kiai Haji Abdurrahman Wahid Kamis lalu, pada puncak malam peringatan 7 hari wafatnya Gus Dur Selasa (05/01/10) malam, puluhan ribu warga dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti tahlilan. Sejumlah kiai dan ulama turut hadir pada malam itu, bahkan Budayawan Emha Ainun Nadjib ikut memberikan ceramah bersama Gus Solah dan Yenni Wahid.

Selepas sholat Isya menjelang dimulainya pembacaan tahlil untuk memperingati 7 hari wafatnya Gus Dur puluhan ribu warga dari berbagai pelosok datang berbondong-bondong ke Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur. Seluruh lokasi pondok pesantren baik di masjid dan halaman komplek makam penuh sesak oleh ribuan warga yang ingin mengikuti tahlilan 7 hari wafatnya Gus Dur.

Tepat pukul 8 malam, pembacaan tahlil dimulai. Ribuan warga dengan khusuk membacakan tahlil, dzikir dan Surat Yasin yang dipimpin oleh Kiai Haji Masduki dari Pondok Pesantren Tambakberas Jombang. Karena semua ruang yang ada dilokasi Pondok Pesantren Tebuireng penuh sesak orang, ribuan warga harus rela membaca tahlil diluar gerbang pondok pesantren. Dalam acara ini seluruh keluarga Gus Dur hadir diantaranya Gus Solah, Yenni Wahid dan suaminya Farid Dhohir.

Budayawan Emha Ainun Nadjib yang pada hari pertama wafatnya Gus Dur tidak bisa hadir karena berada di Gorontalo di hari ke 7 ini Emha hadir dan ikut memimpin pembacaan tahlil. Di mata Cak Nun, Gus Dur adalah sosok yang ikhlas dan murah hati, sementara mengenai gelar pahlawan Cak Nun menyerahkan sepenuhnya kepada pemerintah.

Malam tahlil ini memang merupakan puncak dari peringatan 7 hari wafatnya Gus Dur. Jadi tidak heran kalau puluhan ribu orang datang ke Pondok Pesantren Tebu Ireng untuk mendoakan sang guru bangsa ini. (Diak Eko Purwoto/Sup)

Bookmark and Share


Nama:
Email:
Security Code: