indosiar.com, Toli Toli - Bencana alam kembali melanda wilayah Toli Toli, Sulawesi Tengah. Banjir bandang dan longsor terjadi susul menyusul pada Selasa (10/06) malam, hingga menghambat aktivitas warga sampai saat ini. Hari Rabu (12/06) tim SAR masih berusaha membersihkan sisa-sisa longsor, sedangkan jalan yang menghubungkan Kecamatan Galang dengan Toli Toli masih tertutup longsoran tanah.
Meski tak ada korban jiwa, longsor menghantam 7 rumah penduduk di Dusun Doyan, Kecamatan Galang. Rumah-rumah penduduk yang tertimbun berada dikawasan perbukitan dengan ketebalan material longsoran lebih dari 1 meter.
Sejumlah warga yang rumahnya tertimbun tanah longsor dievakuasi ke tempat yang lebih aman. Hingga siang ini petugas masih kesulitan menyalurkan bantuan kemanusiaan karena akses menuju Kecamatan Galang terputus total.
Untuk membantu penanganan darurat, belasan personil TNI Angkatan Laut dari Lanal Toli Toli sudah dikerahkan ke titik longsor melalui jalur laut. Selain longsor, warga Toli Toli juga dihadang banjir bandang meski kini sudah surut. Banjir bandang tersebut sempat menganggu kegiatan belajar mengajar di Toli Toli. Sekolah yang paling parah terendam banjir adalah SD N 10, SMP Negeri 1 dan Madrasyah Aliah Neger. Saat banjir melanda ketinggian air mencapai 1 meter di ketiga sekolah tersebut.
Banjir juga menghambat aktifitas pemerintah daerah serta roda perekonomian karena banjir juga merendam kantor Bupati Toli Toli dan beberapa kantor dinas. Air yang sudah surut kini menyisakan lumpur sehingga kebanyakan pegawai masih tidak mau ke kantor karena harus membersihkan rumah masing-masing. (Pataruddin/Sup)