indosiar.com, Jawa Barat - Setelah kehilangan bayi Aulia Rohma berusia 11 bulan yang hingga kini belum kembali pasangan suami istri Syamsul dan Khoiriyah kini harus menghadapi kenyataan pahit lainnya, yakni rumahnya akan dibongkar pihak Satpol Pamong Praja kota Depok, Jawa Barat karena berada didaerah bantaran kali. Kondisi ini membuat Khoiriyah ibu sang bayi korban penculikkan yang kian terpukul.
Sudah jatuh tertimpa tangga inilah kondisi yang dialami Syamsul dan istrinya Khoiriyah. Pasangan suami istri warga Kelurahan Cisalak, Sukma Jaya, Depok, Jawa Barat. Setelah kehilangan balitanya Aulia Rohma 11 bulan yang menjadi korban penculikkan, kini mereka harus menghadapi rencana pembongkaran rumah mereka yang telah mereka tempati selama 12 tahun.
Rencana pembongkaran rumah mereka ini disampaikan petugas Satpol PP Rabu (7/10/09) pagi tadi, karena rumah mereka berada di bantaran sungai dan jalur hijau Jalan Raya Bogor. Rencananya pembongkaran dilakukan Jum'at lusa.
Rencana pembongkaran rumah ini membuat Syamsul dan Khoiriyah kian terpukul, karena anak mereka yang diculik orang sejak Minggu pekan lalu hingga saat ini belum berhasil ditemukan. Bahkan Khoiriyah kini hanya bisa terbaring lemas ditempat tidur.
Baik Syamsul maupun Khoiriyah hanya bisa berdoa dan berharap anaknya bisa segera kembali ke pangkuannya. Syamsul meminta siapapun yang mengetahui anaknya segera melaporkannya kepada polisi. Aulia Rohma memiliki tanda - tanda lahir, berupa bulu dibagian belakang dan juga tangan sebelah kiri. (Johan Taruna/Dv).