HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | TALK SHOW | KOLOM | RESPOND ONLINE | PEDULI KASIH | KITA PEDULI | INVESTOR RELATION
FOKUS
Pengrusakan

Rumah Pembantu Rektor IAIN Diobrak-abrik



indosiar.com, Ambon - Rumah pembantu rektor dua Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon dirusak massa yang datang menyerang secara tiba-tiba di Komplek Perumahan Pimpinan IAIN Ambon Rabu (21/11/07) pagi. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini namun seluruh perabot rumah hancur dan dilempar keluar rumah oleh para pelaku.

Saksi mata dilokasi kejadian menuturkan, aksi penyerangan ini dilakukan sekelompok orang bersepeda motor dan mobil sekitar pukul 21.30 WIT. Massa yang datang secara serentak langsung menyerbu masuk kedalam rumah untuk mencari Abdullah Latuapo yang menjabat sebagai pembantu rektor dua IAIA Ambon. Karena mereka tidak menemukan Abdullah, massa melampiaskan kemarahan dengan mengobrak-abrik seluruh isi rumah.

Seluruh perabot rumah berupa tv, meja, kursi, buku-buku dan perabot lainnya dihancurkan dan juga dilemparkan ke rumah rumah. Para pelaku juga menghancurkan pintu dan kaca jendela, bahkan sebuah sepeda motor milik korban yang diparkir di teras rumah juga ikut dirusak massa.

Aparat Kepolisian Resort Sirimau dan Polres Ambon yang turun ke lokasi kejadian tidak berhasil menangkap para pelaku yang langsung kabur setelah melakukan aksi penyerangan. Hingga kini polisi masih menyelidiki motif dibalik aksi penyerangan tersebut.

Namun dugaan kuat penyerangan dilatarbelakangi oleh aksi pemukulan yang dilakukan Abdullah Latuapo terhadap salah satu dosen IAIN Ambon Yusef Laisao yang menjabat sebagai raja salah satu negeri adat di Ambon. Aksi pemukulan diduga dipicu oleh tindakan Yusuf yang mengungkapkan dugaan korupsi yang dilakukan oleh pembantu rektor beberapa waktu lalu. (Jabar Tianotak/Sup)
Bookmark and Share


Page: 1
22-Nov-2007 10:53:27 WIB by edyvanvreden
Lupa ya sekarang sudah bukan bulan ramadhan lagi (puasa), jadi boleh saling pukul begitu. ya memalukan. Kampus adalah tempat menimba ilmu bukan tempat tawuran.

 

Nama:
Email:
Security Code: