indosiar.com, Jakarta - Tim penyidik Polres Metro Jakarta Pusat Rabu (13/05/09) malam, menahan 5 orang tersangka satpam Bank Indonesia karena dituduh terlibat penganiayaan terhadap wartawan SCTV, Carlos Pardede. Carlos dianiaya ketika hendak mewawancarai Gubernur BI Boediono terkait pencalonannya sebagai cawapres pendamping SBY.
Kasus pemukulan terjadi hari Rabu saat itu Carlos Pardede, jurnalis SCTV berusaha mewawancarai Gubernur Bank Indonesia Boediono, terkait pencalonannya sebagai Wakil Presiden mendampingi Susilo Bambang Yudhoyono, namun dihadang dan dipersulit sejumlah satpam BI.
Sejumlah satpam dengan arogan meminta tim SCTV meninggalkan kartu identitas. Padahal biasanya mereka tidak meminta KTP untuk ditinggal di pos satpam. Tiba-tiba salah seorang satpam bernama Marlon menanduk kepala korban hingga mengeluarkan darah. Tidak hanya itu, satpam yang berjumlah 10 orang juga menendang Aris, kameramen SCTV, bahkan salah seorang staf BI juga memukul kamera dan menutup-nutupi kamera.
Menurut Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Ike Edwin, kasus kekerasan ini masih diselidiki dan 5 orang security Bank Indonesia masih diperiksa.
Kelima orang satpam BI yang diduga melakukan kekerasan terhadap reporter SCTV, Carlos Pardede itu bernama Marlon Maralete, Budi Supeng, Suprapto, Andi dan Taufik. Mereka masih menjalani pemeriksaan terhadap kekerasan yang menimpa reporter SCTV, Carlos Pardede. (Endro Bawono/Sup)