indosiar.com, Bekasi - Seorang siswi Sekolah Menengah Pertama di Cikarang, Kabupaten Bekasi menjadi korban pelecehan seksual yang diduga dilakukan oleh satpam sekolahnya. Oknum satpam itu berdalih pencabulan dilakukan untuk ritual agar korban lulus ujian. Namun warga yang geram melampiaskannya dengan merusak rumah oknum satpam itu.
Beginilah rumah Namin di kampung Jarak Kosta Cikarang, Bekasi. Rabu (25/06/08) malam rumah ini dirusak dan dihancurkan warga yang kesal karena Namin, satpam di sekolah SMPN 2 Karang Bahagia diduga melakukan pelecehan seksual terhadap siswi di sekola itu.
Menurut keterangan beberapa saksi, Namin memberikan air kepada para siswa untuk dapat tenang dalam menempuh ujian. Namun sayangnya selain memberikan air, pelaku juga menyemburkan air ke tubuh korban sambil meraba-rabanya. Kejadian tersebut kabarnya dilakukan di rumah korban dan terakhir didalam ruangan komputer sekolah. Karena Namin, sang satpam itu kabur warga yang kesal lalu melampiaskannya dengan menghancurkan rumahnya. Hingga kini Namin masih dicari polisi. (Awang Darmawan/Sup)