indosiar.com, Kendari - Aksi saling dorong ini terjadi di halaman kantor Walikota Kendari Senin (22/03/10) kemarin. Ratusan pedagang yang datang dari Pasar Hijenis mencoba memaksa masuk kedalam kantor Walikota Kendari untuk bertemu langsung dengan walikota. Akibatnya, aksi saling dorong pun tidak terelakkan.
Selain pedagang, dalam aksi ini juga diikuti oleh sejumlah mahasiswa dan organisasi masyarakat yang mendukung aksi para pedagang. Namun ditengah berjalannya aksi, beberapa mahasiswa sempat diamankan oleh polisi, setelah terlibat perkelahian dengan sejumlah pedagang yang menolak aksi tersebut.
Sementara itu dialog antara para pedagang dengan PT KAI Senin siang di balaikota Bogor diwarnai ketegangan, terkait konflik sengketa penyewaan lahan sebanyak 38 kios di Pasar Anyar Kota Bogor. Sementara pihak pengembang tetap ngotot untuk mengosongkan kios yang disewa oleh para pedagang.
Sengketa berawal ketika pihak pengembang, meminta ratusan pedagang yang menempati sebanyak 38 kios yang berada dikawasan Nyi Raja Permas Pasar Anyar Kota Bogor, untuk mengosongkan kiosnya, namun hal ini ditolak oleh para pedagang, karena telah membayar sewa kepada PT KAI hingga tahun 2018. (Doni Okta Yudha/Iwan Kurniawan/Sup)