indosiar.com, Bogor - Rabu pagi (22/4/2009) secara mengejutkan, Dewan Pimpinan Pusat Golkar mengumumkan menghentikan penjajakan koalisi dengan Partai Demokrat untuk Pilpres mendatang. Golkar beralasan proses menuju koalisi menemui jalan buntu. Perceraian dua partai ini ternyata dipicu masalah utama yakni soal cawapres.
Ketua Umum Partai Demokrat, Hadi Oetomo usai menyampaikan pernyataan politik Demokrat atas sikap Golkar, Rabu malam, menjelaskan kedua kubu memang belum mencapai kesepakatan soal cawapres.
Golkar menghendaki hanya satu calon, sedangkan Demokrat menginginkan lebih dari satu calon, sehingga memungkinkan Capres Susilo Bambang Yudhoyono menyeleksi calon sesuai dengan lima kriteria yang diinginkannya.
Kepada wartawan, kubu Demokrat menjelaskan proses negosiasi itu sedang berjalan. Tim kedua kubu Selasa lalu telah bertemu dan masing-masing menyampaikan draft koalisi, ditengah proses itulah tiba-tiba saja Golkar memutuskan sepihak proses negosiasi itu. Apakah ketegangan kedua partai ini sekedar manuver politik untuk menaikkan posisi tawar masing-masing atau benar-benar bercerai ? Kita tunggu jawabannya pekan ini.(Rafael Don Bosco dan Surnata/Ijs)