HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | TALK SHOW | KOLOM | RESPOND ONLINE | PEDULI KASIH | KITA PEDULI | INVESTOR RELATION
FOKUS
Jembatan Runtuh

Sejumlah Jembatan Besar Kini Dipertanyakan





indosiar.com, Palembang -
(Rabu, 30.11.2011) Runtuhnya jembatan Tenggarong II di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur membuat sebagian orang mempertanyakan ketahanan sejumlah jembatan besar yang ada di tanah air. Termasuk jembatan Ampera yang berada di kota Palembang dan jembatan Suramadu yang menghubungkan Pulau Jawa dengan Madura di Jawa Timur.

Jembatan Ampera yang membelah sungai Musi ini bukan saja berguna sebagai alat penghubung dua wilayah di Kota Palembang antara kawasan Seberang Ilir dan kawasan Seberang Ulu. Namun jembatan yang diresmikan pada tahun 1965 ini oleh Presiden Soekarno telah menjadi faktor penting sebagai urat nadi perekonomian warga kota Palembang.

Pasca peristiwa runtuhnya jembatan Tenggarong di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur membuat jembatan yang memiliki panjang lebih dari 1 kilometer dan lebar 22 meter ini menjadi perhatian serius warga kota Palembang. Khawatir peristiwa serupa akan terjadi pada jembatan kebanggaan wong Palembang ini, apalagi tiang penyangga jembatan kerap kali dihantam oleh kapal pengangkut batu bara, bahkan awal tahun 2011 lalu, jembatan ini sempat terbakar hingga merusak dinding jembatan.

Tak ingin bernasib sama seperti jembatan Mahakam, petugas Jasa Marga dan kepolisian PJR tol Suramadu Selasa siang melakukan pemantauan kondisi jembatan Suramadu. Petugas memeriksa sebagian mur dan baut serta tiang bentang dan pagar jembatan.

Pihak pengembang menjamin jembatan yang menghubungkan Pulau Jawa dan Madura ini keamanan dan kekuatannya tahan gempa hingga 7 skala richter serta kontruksinya mampu bertahan minimal 100 tahun lamanya.  Sehingga kecil kemungkinan jembatan Suramadu ambruk.

Jembatan Suramadu yang memiliki panjang sekitar 5 kilometer ini dibangun dengan biaya kurang lebih 5 triliun rupiah. Tiang pancangnya menacap di dasar Selat Madura sedikitnya 68 seling yang terpasang pada sayap kanan kiri dan bentang tengah. Untuk menjaga keamanan dan memantau perawatan dan kecelakaan lalu lintas, pihak pengembang juga memasang sedikitnya 13 CCTV disejumlah titik jembatan. (Tim Liputan/Sup)

Bookmark and Share


Nama:
Email:
Security Code: