indosiar.com, Palangkaraya - Kabut asap akibat pembakaran hutan dan lahan di Palangkaraya, Kalimantan hingga Rabu (09/09/09) ini kian serius. Bahkan akibat tebalnya kabut asap hampir semua sekolah di Palangkaraya diliburkan.
Langkah ini diambil sesuai dengan himbauan Kepala Dinas Pendidikan Kalimantan Tengah. Para siswa terpaksa diliburkan untuk menghindari dampak buruk kabut asap yang menyebabkan kualitas udara di kota Palangkaraya dan sekitarnya masuk dalam kategori berbahaya.
Para siswa ini rencananya akan terus diliburkan hingga kabut asap mereda dan kualitas udara kota Palangkaraya mulai membaik. Buruknya kualitas udara di kota Palangkaraya dan sekitarnya dapat terlihat dari alat pengukur kualitas udara yang ada di bundaran besar kota Palangkaraya ini yang menunjukkan kategori udara berbahaya.
Sementara itu agar terhindar dari menghirup udara yang dipenuhi kabut asap, sejumlah warga menggunakan masker, sedangkan kendaraan bermotor menyalakan lampu di siang hari karena jarak pandang yang sangat terbatas. (Muhammad Lutfi Darlan/Sup)