HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | TALK SHOW | KOLOM | RESPOND ONLINE | PEDULI KASIH | KITA PEDULI | INVESTOR RELATION
FOKUS
Arus Mudik

Semakin Padat, Pengalihan Jalur Diterapkan




indosiar.com, Cikampek - Arus kendaraan yang keluar dari ruas tol Cikampek pada pagi hari ini didominasi oleh kendaraan mobil mobil pribadi maupun truk truk yang mengangkut muatan barang barang. Menyangkut keberadaan truk truk yang mengangkut barang ini, pada H-4 hingga H-3 akan dilarang lewat jalan tol Cikampek ini karena akan mengganggu kelancaran arus mudik di jalan tol Cikampek ini. Mengingat pada H-4 dan H-3 yang akan datang, merupakan puncak arus mudik di gerbang tol Cikampek.

Kondisi cuaca di kawasan Cikampek dan sekitarnya cukup mendung, ini karena pada malam hari, hingga dini hari tadi, Cikampek dan sekitarnya turun hujan dan tentunya keberadaan cuaca pagi hari ini dapat membantu kelancaran mudik ke kampung halaman.

Pada H-5 hari ini meskipun belum akan mencapai titik puncak arus mudik, jumlah kendaraan yang melintasi tol Cikampek menuju Pantura maupun ke arah jalur selatan, diprediksi akan mencapai 28 ribu unit kendaraan. Jumlah ini mengalami peningkatan dibandingkan arus mudik pada H-6 kemarin.

Sepanjang malang hingga pagi hari ini, suasana kepadatan tampak di jalur menuju ke pertigaan Mutiara, Karawang hingga simpang Jomin. Akibat adanya kepadatan arus mudik yang keluar dari tol Cikampek ini, petugas mengalihkan kendaraan yang menuju Jakarta dan kendaraan yang menuju Jakarta ini melewati jalur alternatif jalan di kawasan Bukit Indah dengan pintu masuk di pintu tol Kali Urip sejak pukul 18.00 WIB tadi malam. Lantaran pintu tol Cikampek sudah ditutup.

Meski demikian antrian kendaraan yang sudah keluar pintu tol juga mengalami ketersendatan sehingga terjadi antrian kendaraan mudik menuju Pantura, terutama di persimpangan Mutiara dan Jomin yang merupakan titik pertemuan arus lalu lintas mudik.

Tidak hanya itu, antrian kendaraan bertambah padat lantaran terjadi insiden kecil, karena ada sebuah kendaraan mudik yang akan menuju ke Madiun, Jawa Timur, mengalami patah as sebelum simpang mutiara.

Beberapa saat kepadatan sudah mencapai satu kilometer ini, mengalami stak dan arus mudik kembali normal setelah kendaraan yang mengalami patas as ini dievakuasi. (Nancy Erene/Sup)

Bookmark and Share


Nama:
Email:
Security Code: