indosiar.com, Bali - (Jumat,23.09.11) 9 korban kapal Sri Murah Rejeki yang tenggelam di perairan Nusa Lembongan, Bali, Kamis (22/09/11) kemarin, dimakamkan secara massal dengan prosesi sederhana tanpa kehadiran pejabat setempat. Sementara itu, tim SAR dan TNI AL masih terus melakukan pencarian terhadap 14 korban yang hingga kini belum ditemukan.
Setelah dua hari disemayamkan di rumah masing-masing sebanyak 9 korban kapal penumpang Sri Murah Rejeki yang tenggelam di perairan Nusa Lembongan, Klungkung Bali Kamis petang dikuburkan secara massal.
Pemakaman dilakukan secara gotong royong dan swadaya dan diikuti hampir seluruh warga desa Sebunibus tanpa dihadiri seorang pejabat pemerintah kabupaten setempat. Sementara dari 11 korban yang tewas, 2 korban lainnya masih disemayamkan di rumahnya karena masih menunggu 5 anggota keluarganya yang hingga kini belum ditemukan.
Sementara itu tim SAR dan aparat TNI Angkatan Laut masih melakukan pencarian terhadap 14 korban yang hilang dan hingga Kamis petang belum membuahkan hasil. (Riadi Sulhi/Sup)