indosiar.com, Sidoarjo - Kalangan warga Dusun Reno, Balung Kenong, Sidoarjo, Jawa Timur, terpaksa diungsikan akibat semburan lumpur panas dan gas dari lokasi pengeboran minyak bumi, dekat pemukiman warga.
Semburan lumpur panas diketahui warga sejak pukul 06.00 pagi di Dusun Reno Kenongo, Kecamatan Porong, Sidoarjo. Semburan uap putih berasal dari rumah penduduk dan didekat sawah. Selain itu, lumpur gas juga meluber hingga kepemukiman warga. Akibatnya warga desa mulai panik dan menyelamatkan barang perabot rumah tangganya.
Warga juga berupaya membendung lumpur dengan menumpuk batu-batu dipinggir sungai. Selain itu, semua jalan menuju Desa Reno Kenongo dan Desa Sirih, ditutup sementara untuk proses evakuasi warga.
Komandan Kodim Sidoarjo, Letkol Dedi Solihin, yang ditunjuk bupati sebagai pimpinan pengamanan lokasi mengatakan dengan bantuan polisi, pihaknya segera mengevakuasi ratusan warga, sampai keadaan benar-benar aman. Rencananya, warga akan ditempatkan di Perumahan Tanggulangin Asri, di Balai Desa Reno Kenongo, dan kantor Kecamatan Porong Sidoarjo.
Dampak dari semburan panas ini, sejumlah warga mengalami sesak nafas akibat bau menyengat. Satu unit mobil ambulan Rumah Sakit dr Sutomo, Surabaya, saat ini disiagakan di lokasi untuk membantu warga yang mengalami sesak nafas dengan pertolongan darurat.
Pihak PT Lapindo yang melakukan eksplorasi migas, mengaku masih menyelidiki kandungan semburan gas dan lumpur panas berbau menyengat tersebut beserta dampaknya. Untuk keamanan bersama, wilayah dalam radius 1 km dari lokasi semburan, sementara dikosongkan sampai keadaan dinyatakan aman oleh peneliti.(Fajar Arifianto/Idh)