indosiar.com, Yogyakarta - Sendratari adalah salah satu bentuk seni yang banyak menceritakan sejarah dan legenda. Seperti halnya Babad Murwakala yang digelar di Yogyakarta ini mengambil cerita Kerajaan Majapahit dan kisah Mahabaratha.
Pagelaran sendratari Babad Murwakala dengan judul Sirna Ilang Kertaning Bumi digelar di konser Hall di Taman Budaya Yogyakarta Rabu (28/05) malam. Repertual sendratari diawali dengan proloh perpaduan musik gamelan slendro dan orkestra kemudian dilanjutkan dengan musikalisasi monoloh.
Sendratari yang digelar oleh Paguyuban Tritunggal dan Kampus Kebangsaan Taman Siswa ini menceritakan tentang sejarah berdirinya Kerajaan Majapahit dan dipadu dengan kisah Mahabaratha.
Sendratari ini sekaligus sebagai rangkaian peringatan 100 tahun hari Kebangkitan Nasional di Yogyakarta. Sendratari yang berdurasi selama 2 jam ini melibatkan 35 penari dan 35 musisi. Sendratari ini tergolong unik karena musik latarnya merupakan perpaduan antara musik tradisional gamelan dan orkestra dengan nuansa Eropa. (Tim Liputan/Sup)