indosiar.com, Jakarta - Aksi protes atas rencana kenaikan BBM dilakukan para pekerja dilingkungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Para pekerja yang tergabung dalam Serikat Pekerja BUMN ini mengancam akan melakukan aksi mogok kerja jika harga BBM benar-benar dinaikan.
Ancaman mogok kerja nasional ini disampaikan Federasi Serikat Pekerja BUMN (FSP) BUMN di Jakarta Kamis (22/05/08) kemarin, dalam menyikapi keputusan pemerintah menaikan harga BBM.
Secara lembaga, BUMN tempat mereka bekerja tidak terpengaruh langsung, namun sebagai pekerja tentu akan terkena imbasnya. Untuk itu FSP BUMN akan berusaha keras mencegah kenaikan BBM dengan mengajukan alternatif kepada pemerintah, seperti efisiensi belanja negara, memprioritaskan pembangunan yang berdampak langsung kepada rakyat dan menggali pendapatan negara dengan meningkatkan pajak progresif terhadap masyarakat berpenghasilan besar.
Masih terkait kenaikan harga BBM, Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam secara tegas menolak kenaikan harga BBM. Menurut Ketua PBHMI, Fajar Zulkarnaen, bila mau untuk mengatasi lonjakan harga minyak dunia sebenarnya ada alternatif lain yang bisa ditempuh pemerintah.
Penolakan PBHMI ini bukan gerakan asal. Bila diminta pemerintah, HMI telah menyiapkan solusi menghadapi krisis yang terjadi tanpa menaikkan harga BBM. (Ahmad Fauzan/Medi Kuswedi/Sup)