indosiar.com, Semarang - Pelaksanaan Sholat Jumat di Masjid Jalal Airlangga Semarang kemarin disertai penjagaan ketat petugas kepolisian. Isyunya, masjid yang digunakan sebagai pusat ajaran Ahmadyah ini, akan disegel kelompok tertentu.
Para pengikut setia Ahmadyah rupanya tidak begitu terpengaruh dengan fatwa MUI yang menyatakan ajaran mereka sesat. Sholat Jumat yang diikuti oleh 32 anggota Ahmadyah ini, dilakukan dengan penjagaan polwiltabes Semarang.
Salah satu pimpinan Ahmadyah Semarang, Muhammad Ahmad sesuai instruksi Ahmadyah pusat, pihaknya telah meminta anggota Ahmadyah untuk tidak mengambil langkah apapun jika benar tempatnya akan didemo atau di segel kelompok tertentu. (Agus Hermanto/Hr)