HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | RESPOND ONLINE | INDOSIAR PEDULI | CORPORATE INFO
FOKUS

Skenario Meletusnya Gunung Merapi



indosiar.com, Yogyakarta - Pusat Studi Bencana Alam (PSBA) Universitas Gajah Mada Yogyakarta melakukan sebuah studi secara ilmiah melihat dari data-data eropsi atau letusan gunung api Merapi dari tahun 1006 hingga terakhir tahun 2001 lalu.

Dari data tersebut menurut Kepala Studi Bencana Alam dari UGM Dokter Sunarto MS, aktivitas Gunung Merapi tidak terjadi pada siklus tahunan, tapi tergantung dari dapur magma yang ada dalam perut gunung.

Untuk itu PSBA melakukan studi dari kejadian-kejadian sebelumnya sehingga memberikan saran dan mengusulkan kepada BPPTK, pemerintahan setempat dan warga setempat bagaimana mengantisipasi bahayanya gunung merapi terutama yang aktivitasnya cukup tinggi.

Dari hasil studi ilmiah tersebut terdapat 4 skenario letusan Gunung Merapi pertama Geger Boyo atau punggungan merapi seperti punggung buaya yang runtuh sehingga berpotensi menumpahkan 10 juta meter kubik material dan mengalir ke arah selatan merapi di Klanten dan Yogya.

Skenario kedua adalah punggungan api akan pecah dan membuat celah sehingga mengeluarkan gas dan lava cair yang mengarah ke arah barat daya yang sebagian besar penduduk kawasan sungai di Magelang.

Ketiga tekanan gas dari dapur magma keluar sangat tinggi yang mendorong lava beku sehingga menimbulkan letusan cukup besar. Keempat magma akan keluar tapi tersumbat lava beku di kepundan sehingga gunung menjadi tenang kembali. (Muslichan dan Nyoman Ifrozin/Sup)
Bookmark and Share