indosiar.com, Jakarta - Enam hari pasca ledakan bom dikawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, sejumlah korban tewas yang disemayamkan di Rumah Sakit Polri Kramatjati hingga Kamis (23/07/09) ini masih belum berhasil diidentifikasi. Proses identifikasi ini juga melibatkan staf Kedutaan Belanda yang ikut membantu mengindentifikasi korban yang diduga berasal dari Belanda.
Hingga hari keenam pasca ledakan bom dikawasan Kuningan, proses identifikasi jenazah korban masih terus berlangsung di Rumah Sakit Polri Kramatjati, tempat disemayamkannya seluruh korban tewas.
Berdasarkan informasi yang dihimpun tim liputan Indosiar, tim forensik saat ini tinggal melakukan identifikasi terhadap dua kantong jenazah yang belum jelas identitasnya. Dari kedua kantong jenazah itu diperkirakan ada tiga korban meninggal karena dari hasil pencocokan terhadap tubuh dengan satu kepala yang ditemukan tidak ada yang cocok.
Bahkan proses identifikasi hari ini melibatkan staf Kedutaan Belanda. Dua orang staf Kedutaan Belanda pagi tadi mendatangi ruang forensik di Rumah Sakit Polri Kramatjati untuk membantu proses identifikasi terhadap dua jenazah yang diduga merupakan pasangan suami istri asal Belanda. Namun hingga siang ini belum ada kepastian tentang identitas korban. (Ahmad Baehaqi/Tarwin Nasution/Sup)