indosiar.com, Jakarta - Jenazah Daniel Mensawan diarak para karyawan dan kontraktor PT Freeport, sambil menyanyikan lagu tanah Papua, menuju kantor OB1 guna dilakukan penghormatan terakhir. Kakak kandung almarhum, Piter Mensawan, menyampaikan beberapa permintaan dari istri dan keluarga, terhadap manajemen perusahaan. Di antaranya, pihak manajemen perusahaan harus mengungkap pelaku penembakan.
Disela-sela acara penghormatan terakhir, Vice Presiden PT Freeport Indonesia, Sinta Sirait, menyempatkan diri untuk menyampaikan rasa dukacita. Setelah penghormatan terakhir yang diselingi ibadah pelepasan jenazah usai, almarhum langsung diberangkatkan menuju TPU SP2, yang terletak di Jalan Cendrawasi, Timika. Istri almarhum yang tak kuasa membendung rasa sedih dan menangis histeris histeris.
Sementara itu, rekan almarhum yang juga tewas, Haris Siregar, Senin (11/04/11) siang dimakamkan di Jakarta.
Sementara itu, pemerintah menyatakan prihatin atas penembakan terhadap dua orang pegawai Freeport di Papua. Menteri ESDM Darwin Zahedy Saleh, menyatakan meski pemerintah dan perusahaan telah memberikan jaminan keamanan dan keselamatan bagi pegawai, namun aksi-aksi seperti ini terus saja terjadi. Oleh karena itu pemerintah meminta kapolri menindak tegas para pelakunya, sebab kejadian seperti ini sejak 2009 lalu sudah berulangkali terjadi.
Menteri juga menyatakan sejauh ini, pihak polri dan TNI, sedang berupaya keras mengusut pelaku penembakan tersebut. Dan menteri berharap kejadian ini tidak terulang lagi. (Tim Liputan/Sup)