indosiar.com, Jakarta - 22 tahun tragedi berdarah Tanjung Priok, 12 September 1984 hari Selasa (12/09/06) siang diperingati di lokasi pemakaman para korban tewas di TPU Pondok Rangon, Jakarta Timur.
Di 8 makam tanpa nisan inilah terkubur korban tewas tragedi berdarah Tanjung Priok, 12 September 1984. Sebenarnya mereka baru dipindahkan dan dimakamkan secara layak di tempat ini pada tahun 2000 lalu atau 16 tahun pasca tragedi itu.
Sebelumnya, tulang belulang mereka ditemukan terkubur dalam satu lubang di TPU Pondok Rangon, Jakarta Timur. Ini hanyalah sebagian kecil dari korban tewas yang berhasil ditemukan.
Tragedi Tanjung Priok merupakan buntut dari sikap sebagian masyarakat yang memprotes azas tunggal Pancasila dan sejumlah kebijakan pemerintah Orde Baru yang saat itu berkuasa. Diantaranya soal larangan penggunaan jilbab bagi para siswi di sekolah.