indosiar.com, Sumedang - Selain musibah longsor bencana tanah amblas juga mengancam sejumlah warga. Ribuan warga di Kecamatan Cisitu, Sumedang, Jawa Barat resah menyusul tanah yang terus amblas dipemukiman padat penduduk tersebut. Sejumlah rumah terpaksa dirobohkan karena khawatir membahayakan. Sebuah sekolah dan jembatan juga terpaksa ditutup karena rusak.
Tanah amblas terjadi di Dusun Cietung, Desa Cinangsi, Kecamatan Cisitu, Sumedang, Jawa Barat. Tak kurang dari 7 rumah di desa berpenduduk 1400 orang ini dirobohkan warga, karena dikhawatirkan akan membahayakan pemiliknya. Dinding rumah dan lantai belah menyusul tanah yang terus amblas sejak beberapa hari terakhir. Untuk sementara para pemiliknya mengungsi ke rumah kerabatnya yang dinilai aman. Selain rumah penduduk, kontur tanah yang labil juga telah merusak gedung sekolah SDN Pabuaran di Desa Cinangsi. Sebanyak 158 siswa dari kelas 1 hingga 6, terpaksa dipindahkan ke sekolah lain karena tanah di sekolah terus amblas.
Saat ini sebagian warga yang masih bertahan memilih terus berkumpul dan berjaga-jaga didepan rumah. Mereka mengaku kebingungan mencari tempat pengungsian karena tak memiliki sanak saudara yang tinggal ditempat yang aman.
Tanah amblas di Cinangsi ini kian parah karena terus diguyur hujan hingga mengakibatkan kegiatan perekonomian warga Cinangsi nyaris lumpuh. Jembatan desa yang menghubungkan dengan Kecamatan Darmaraja pun sudah tidak bisa digunakan. (Deni Muhammad Arif/Sup)