indosiar.com, Jakarta - Ditemukannya 145 pucuk senjata dan 28 ribu butir amunisi serta 9 granat di rumah mantan Wakil Asisten Kepala Staf TNI Angkatan Darat Bidang Logistik (Waaslog KSAD) almarhum Brigjen TNI Koemayadi dinilai tidak wajar. Sejumlah Anggota DPR meminta Panglima TNI dan Kepala Staf Angkatan Darat segera mengusut tuntas kasus penyimpanan senjata tersebut.
Hasil penyelidikan atas temuan senjata ini juga harus disampaikan ke masyarakat untuk menghindari terjadinya pembicaraan yang bersifat spekulatif yang diberikan TNI. Theo Sambuaga meminta penyelidikan dilakukan secepat mungkin dan hasilnya telah dapat disampaikan dalam rapat kerja Komisi I DPR RI dengan Panglima TNI dan Dephan pada Juli mendatang.
Sementara itu Anggota Komisi I DPR RI lainnya juga meminta Panglima TNI untuk melakukan investigasi secara menyeluruh terutama dalam alur pengadaan senjata mulai perencanaan, pemesanan, pengiriman hingga alokasi senjata. Investigasi ini dinilai penting dengan adanya kemungkinan keterlibatan personil lainnya.
Bahkan Anggota Komisi I lainnya Afifudin Taib yang juga mantan Anggota TNI meminta setiap personil TNI yang terbukti terlibat dalam kasus ini harus ditindak secara tegas. (Medi Trianto dan Medi Kuswedi/Sup)