indosiar.com, Jakarta - Hampir sebagian besar warga di Gandaria Utara, Cilandak, Jakarta Selatan yang tinggal dibawah daerah pintu air Pondok Pinang sudah berada diluar rumah mereka dengan penuh kecemasan. Menyusul keretakan yang terjadi pada tanggul pintu air yang menampung air dari anak kali Pesanggrahan Selasa malam.
Kecemasan warga sangat beralasan karena takut petaka tanggul Situ Gintung akan terulang menimpa mereka. Terlebih volume air di pintu air setempat melebihi batas normal, dan adanya retakan tanggul selebar 10 centimeter. Warga sempat dievakuasi saat air sudah sempat merembas disela-sela retakan. Guna mencegah jebolnya tanggul, debit air di pintu air ini kemudian dialihkan ke pintu air alternatif ke arah pintu air kali Pesanggrahan di wilayah Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Hingga Rabu dini hari warga secara bergiliran berjaga-jaga di pintu air ini untuk memantau kemungkinan tingginya volume air yang dikhawatirkan dapat menjebolkan tanggul yang berakibat fatal bagi warga penghuni kawasan sekitar tanggul.
Sementara itu warga Jalan SD III Kelurahan Pondok Pinang, Pesanggrahan, Jakarta Selatan hanya bisa pasrah dan mengaku tak tahu harus mengungsi kemana akibat banjir yang mengenangi rumah mereka sejak Selasa sore.
Di daerah ini rata-rata air mengenangi wilayah mencapai setengah meter. Meski merasa terganggu dengan keadaan ini rata-rata warga hanya bisa pasrah lantaran tidak tahu harus menyalahkan siapa. Hingga semalam air terus naik karena hujan sejak sore hari terus menguyur Jakarta dengan cukup lebat serta luapan dari sungai Pesanggrahan. (Dedi Irawan/Endro Bawono/Sup)