indosiar.com, Cilacap - Harga gabah kering panen diberbagai daerah provinsi Jawa Tengah, terus merosot tajam. Bahkan harga diwilayah eks Karisidenan Banyumas kini makin merosot hingga rata-rata Rp 1300 per kilogram. Harga ini jauh dibawah ketentuan harga yang dipatok pemerintah, yang diberlakukan mulai Februari 2006 yaitu Rp 2063 perkilo.
Untuk mencegah merosotnya harga ini, para petani mendesak Bulog untuk membeli gabah mereka, sebab saat ini para tengkulak dari Jawa Barat telah membanjiri Kabupaten Cilacap. Menurut Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Cilacap, Anton Santosa, para tengkulak ini siap membeli gabah dengan sistem apapun. Baik ijon, gabah kering panen, maupun gabah kering giling. Jumlah mereka cukup banyak dan datang dengan membawa uang tunai.
Karena besarnya modal para tengkulak, mereka mampu membeli gabah dari petani dalam jumlah sangat besar. Namun sayang, para tengkulak membeli gabah dibawah ketentuan harga pembelian pemerintah sehingga sangat merugikan para petani. Sementara petani sendiri harus menjual gabah itu, karena untuk memenuhi kebutuhan.(Nanang Anna Nurani/Idh)