indosiar.com, Solo - Ratusan warga memadati Pendopo Dhalem Kalitan mengikuti tahlilan hari kedua wafatnya mantan Presiden Soeharto. Tiga putri Pak Harto yaitu Mbak Tutut, Titiek dan Mamiek mewakili keluarga memintakan maaf atas kesalahan Pak Harto.
Warga sekitar Dhalem Kalitan kembali berdatangan seperti tahlilan pada hari pertama. Tahilan Senin (28/01/08) malam, digelar di Pendopo Joglo Dhalem Kalitan. Ratusan warga meluber memenuhi pendapa. Sebagian peserta terpaksa mengikuti tahlilan diluar pendapa karena tidak mendapat tempat duduk.
Tahlilan dimulai sekitar pukul 20.00 WIB, surat Yasin dilantunkan warga di Pendopo Dhalem Kalitan. Tiga putri Pak Harto yaitu Mbak Tutut, Titiek dan Mamiek terlihat khusuk yasinan diantara ratusan peserta tahlilan.
Tampak juga mantan Ketua DPR Akbar Tandjung dan mantan Wakil Ketua DPR Zaenal Ma'arif ikut serta dalam tahlilan. Seusai tahlilan, Mbak Tutut mewakili keluarga Cendana meminta maaf atas kesalahan Pak Harto semasa hidupnya.
Sementara Kepala Rumah Tangga Dhalem Kalitan, Sriyanto meminta masyarakat memaafkan Pak Harto agar jalannya terang. Sriyanto menambahkan, tahlilan Dhalem Kalitan akan terus digelar hingga 7 hari, acara in digelar untuk umum. Meski tahlilan sudah selesai namun hingga malam masih terdengar lantunan ayat-ayat suci Al Quran. (Danuk Nugroho Adi/Sup)