indosiar.com, Cianjur - Setelah lebih sepekan peristiwa tanah longsor di Cianjur, Jawa Barat akibat gempa berkekuatan 7,3 skala Richter, tim evakuasi dan pencari korban Kamis (10/09/09) kemarin resmi dibubarkan. Pembubaran tim evakuasi gabungan ini ditanggapi dengan pasrah oleh keluarga korban yang hingga saat ini masih kehilangan anggota keluarganya.
Ratusan anggota tim evakuasi yang telah mengakhiri tugas kemanusiaannya di lokasi tanah longsor kemarin mulai meninggalkan posko gabungan di Desa Pamoyanan kembali ke kesatuannya masing-masing.
Alat berat beko yang digunakan untuk mencari korban longsoran juga meninggalkan areal bencana. Dibeberapa lokasi longsor telah diberi tanda larangan masuk bagi warga, khawatir terjadi longsor susulan karena kondisi tekstur tanah yang labil.
Sementara pihak keluarga korban yang telah kehilangan anggota keluarganya telah menerima dengan ikhlas atas kejadian musibah bencana tanah longsor. Pihak keluarga menyatakan tidak akan melakukan pencarian pasca evakuasi yang dilakukan tim gabungan. Selain itu telah keluar Fatwa MUI yang mengharamkan pencarian korban longsor yang jasadnya telah membusuk.
Warga bahkan kemarin langsung melakukan sholat gaib untuk jenazah para korban yang masih tertimbun dan tidak mendapatkan pemakaman secara semestinya menurut ajaran Islam. (Erin Darussalam/Sup)