indosiar.com, Deli Serdang - Setelah menempuh perjalanan selama hampir 4 jam, tim gabungan yang terdiri dari TNI,Polri, Tim SAR dan warga masyarakat, Kamis (22/03/07) kemarin, menemukan bangkai Heli Bolcow 505 HS 7060 milik TNI Angkatan Darat. Namun setelah diselidiki penemuan bangkai heli ini bukan yang pertama kali.
Bangkai Helly Bolcow milik TNI Angkatan Darat yang jatuh di Sembaikan Dua, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara akhirnya ditemukan tim gabungan TNI Polri, Tim SAR dan warga masyarakat. Saat ditemukan, bangkai helikopter telah tertumpuh dalam dua tumpukan. Satu tumpukan berisi mesin heli, sedangkan satu tumpukan lain berisi partisi pendukung helikopter yakni komponen-komponen kecil heli.
Untuk proses penyelidikan saat ini tim gabungan telah memberi garis polisi di lokasi kejadian. Di lokasi penemuan bangkai heli, petugas juga menemukan sisa-sisa aroma makanan dan bekas pembakaran yang diperkirakan dilakukan oleh warga.
Penemuan bangkai Helikopter Bolcow ini bukanlah yang pertama. Sementara satu dari tiga buah kerangka yang ditemukan diyakini bukan mayat Diaz Barlean. Meski pada kerangka tersebut ditemukan tanda pengenal Diaz Barlean. Pihak keluarga berkeyakinan mayat Diaz telah ditemukan tahun 1996 bersama 4 awak heli lainnya dan jenazah telah dimakamkan.
Menurut Siti Rochayah, ibunda almarhum Diaz Barlean, mayat anaknya ditemukan dalam reruntuhan puing-puing heli yang jatuh saat itu. Dengan diperkuat penemuan bukti TKP, kartu mahasiswa serta dompet almarhum dalam kantong celananya. Bahkan Siti sempat memperlihatkan kalung bertuliskan Diaz Barlean anaknya yang juga ditemukan saat itu.
Diaz bersama rombongan menjadi korban dalam musibah jatuhnya Heli Bolcow milik TNI Angkatan Darat di kaki gunung Sibayak, Deli Serdang, Agustus 1994 saat akan menuju Medan dalam rangka kegiatan membuat film dokumenter. Jenazah anak sulung dari 3 bersaudara ini kini telah dimakamkan di tempat pemakaman umum Gumurung, Bandung. (Tim Liputan/Sup)