Didampingi sejumlah perwira dari Poltabes Medan dan Polda Sumatera Utara, tim identifikasi Mabes Polri memeriksa sejumlah sudut di gedung yang telah punah terbakar. Termasuk lantai 2 yang diperkirakan sebagai sumber api. Nantinya hasil pemeriksaan ini akan dilaporkan ke Polda Sumatera Utara yang bertanggungjawab dalam penyelidikan kasus terbakarnya Bandara Internasional Polonia Medan.
Sementara itu pasca terbakarnya ruang tunggu keberangkatan domestik Bandara Polonia, sejumlah maskapai penerbangan kembali melakukan pemindahan tempat chek in. Jika sebelumnya maskapai Adam Air dan Air Asia berpindah tempat chek in dari pelataran parkir didepan VIP gedung Serbaguna sejak Senin lalu, maka mulai Selasa (04/12) maskapai Lion Air juga memindahkan tempat chek in penumpang ke terminal keberangkatan internasional.
Pemindahan tempat chek in juga dilakukan maskapai penerbangan Garuda yang selama dua hari ini memanfaatkan pelataran parkir kantor mereka di Jalan Mongonsidi. Namun Garuda baru menggunakan terminal keberangkatan internasional sejak pukul 13.45 WIB untuk penerbangan Garuda Nomor GA 189.
Pemanfaatan terminal internasional oleh Garuda dan Lion Air dan Gedung Serbaguna oleh Maskapai Adam Air dan Air Asia akan terus berlangsung hingga renovasi gedung yang terbakar rampung akhir Januari 2008 mendatang.
Sementara Sriwijaya, Batavia dan Mandala tetap menanfaatkan pangkalan utama TNI Angkatan Udara sebagai tempat chek in. Sedangkan maskapai lainnya terpaksa masih menggunakan pelataran parkir didepan VIP sebagai tempat chek in sementara. (Edi Iriawan/Sup)