indosiar.com, Jakarta - Tim investigasi pansus Bank Century datang ke kantor pusat Bank Mutiara yang berlokasi di kawasan Senayan, Jakarta sekitar pukul 09.30 WIB.
5 anggota tim investigasi yaitu Idrus Marham, Aziz Syamsudin, Maruarar Sirait, Eva Sundari dan Anas Urbaningrum, langsung melakukan pertemuan dengan jajaran direksi dan komisaris Bank Mutiara yang dipimpin Direktur Utama Mariono.
Selain itu, pertemuan juga dihadiri oleh 4 nasabah Bank Century (Mutiara) yang dianggap fiktif, karena diduga menerima aliran dana bailout Bank Century. Ke 4 nasabah tersebut adalah Liana Puspa Sari, yang diwakili putrinya Heni Yahya, Elinus, Elnizar dan Kasna Pandi.
Dalam pertemuan tersebut, tim investigasi minta kepada direksi Bank Mutiara untuk memberikan rekening rekening milik nasabah Bank Century yang dianggap fiktif.
Sementara itu Direktur Utama Bank Mutiara Mariono menyatakan, akan memberikan rekening nasabah Bank Century, asalkan ada jaminan pihak Bank Mutiara tidak akan terkena tuntutan hukum, karena pemberian rekening tersebut merupakan pelanggaran undang undang perbankan.
Dalam pertemuan tersebut, tim investigasi Bank Century mengecek secara langsung, identitas berupa KTP dari ke 4 nasabah yang hadir. Diantara ke 4 nasabah, yaitu Kasna Pandi mengakui dirinya dipinjam namanya oleh bosnya untuk menyimpan dan menarik uang sebesar Rp 2 miliar pada bulan November-Desember 2008 di Bank Century.
Sedangkan ke 3 nasabah lainnya juga menyatakan bahwa mereka bukan nasabah fiktif, karena rekening yang mereka miliki di Bank Century sesuai dengan identitas yang bersangkutan.(Ahmad Faisal/Iwan Agung/Her)