indosiar.com, Bandung - Pasca dinyatakan hilang sejak Minggu sore, keluarga korban awak pesawat latih jenis Trike Senin sore mendatangi Sekretariat Federasi Aero Sport Seluruh Indonesia (FASI), pengurus daerah Pemda Jawa Barat, dilandasan udara Lanud Sulaeman, Kabupaten Bandung. Kedatangan para keluarga korban ini untuk mendapatkan informasi dari tim SAR, sekaligus mengetahui persis keberadaan awak dan kru pesawat yang dinyatakan hilang.
Dari hasil pencarian sementara, tim SAR melacak keberadaan jatuhnya pesawat dikawasan pegunungan Pakenjeng, Kabupaten Garut. Hal tersebut terdeteksi melalui sinyal JPS dan handphone milik korban. Untuk itu, dijadwalkan Selasa pagi, proses pencarian akan difokuskan dikawasan Pakenjeng.
Sementara itu salah seorang rekan korban, Ivan Jaka Putra yang ikut melakukan pencarian melalui pesawat mengatakan, beberapa saat sebelum dinyatakan hilang, masih melakukan komunikasi dengan pilot, sekaligus korban Noto Cipto Natromo. Meski pencarian belum mendapatkan hasil, Jaka optimis, kalau rekannya itu akan selamat.
Pesawat latih Trike merupakan pesawat olahraga dengan sayap gantole, yang mampu terbang hingga ketinggian 10000 kaki. Body pesawat sangat kecil, tanpa kanopi, serta kopilot dan hanya bisa ditumpangi maksimal 2 orang. Saat ini, Noto Cipto Natromo maupun penumpangnya, Panji Gunawan belum diketahui nasibnya apakah selamat atau sudah tewas. (Cecep Hendar/Sup)
