indosiar.com, Palu - Kisah duka kembali menimpa seorang Tenaga Kerja Wanita asal Indonesia, yang bekerja di Yordania. TKW asal Palu, Sulawesi Tengah ini nekad kabur dari jendela rumah majikannya yang berada di lantai lima sebuah apartemen di Yordania. Tindakan nekad ini dilakukan karena tidak kuat menahan penyiksaan dari sang majikan.
Kisah pilu ini dialami Susanti, 24 tahun, TKI di Yordania asal Palu, Sulawesi Tengah. Akibat tindakan nekadnya, Susanti kini harus mengalami patah kedua kakinya. Saat ditemui wartawan di rumahnya di jalan Sungai Manonda, Palu Barat, Senin (08/03/10) kemarin, Santi masih terlihat kesakitan saat berusaha berjalan meski sudah menggunakan dua tongkat.
Santi mengaku nekad kabur dari rumah majikannya yang berada di lantai lima sebuah apartemen, karena tidak kuat menahan siksaan sang majikan. Santi mengaku kabur dari jendela menggunakan kain seprei. Namun saat di tengah ketinggian, dirinya terhempas di sebuah garasi.
Selain tindakan penganiayaan, dirinya juga baru mendapat gaji selama tujuh bulan dari 13 bulan waktunya bekerja. Untuk setiap bulannya, Santi juga hanya mendapatkan gaji sebesar seratus dinar atau setara dengan Rp 800 ribu.
Santi berharap perusahaan jasa tenaga kerja yang mengirimnya ke Yordania, bersedia membantunya menyelesaikan penuntasan gajinya.(Pataruddin,Her)