HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | TALK SHOW | KOLOM | RESPOND ONLINE | PEDULI KASIH | KITA PEDULI | INVESTOR RELATION
FOKUS

TKI Ilegal, Ditangkap di Tengah Laut



indosiar.com, Batam - Sebanyak 14 orang calon TKI ilegal berikut tekong dan 3 orang Anak Buah Kapal (ABK) diamankan Patroli Angkatan Laut Batam di Perairan Pulau Putih Selat Malaka. Calon TKI ini ditangkap karena tidak dilengkapi dokumen.

Para calon TKI (Tenaga Kerja Indonesia) ini rencananya akan dipekerjakan ke Malaysia. Rata-rata calon TKI ini berasal dari NTB (Nusa Tenggara Barat), Jawa Timur dan Lombok. Patroli Lanal hingga kini masih memburu para sindikat tekong lainnya yang masih berada di perairan Selat Malaka.

Penangkapan TKI ilegal ini berawal ketika Patroli Lanal Batam mencurigai salah satu kapal di tengah laut. Sesaat kemudian speedboat yang berisikan calon TKI ilegal ini mendekati kapal. Sempat terjadi kejar-kejaran antara Kapal Patroli Lanal sesaat akan mendekati kapal speedboat tersebut.

Dari hasil pemeriksaan calon TKI ilegal ini tidak dapat menunjukkan surat-surat resmi ke petugas. 15 orang calon TKI ini beserta tekong dan tiga orang ABK speedboat kemudian dibawa ke pangkalan TNI Angkatan Laut Batam.

Menurut Slamet, para calon TKI ini rencananya akan dipekerjakan ke Malaysia. Setiap orangnya dikenakan biaya transport 700 ribu rupiah hingga 1 juta rupiah. Sedangkan Slamet sendiri meraup keuntungan antara 300 hingga 500 ribu rupiah perorang.

Setelah didata rencananya para calon TKI ini akan diserahkan Dinas Sosial Batam dan Dinas Tenaga Kerja sedangkan para tekongnya akan diserahkan kepihak berwenang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. (Tim Liputan/Sup)

Bookmark and Share


Nama:
Email:
Security Code: