HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | TALK SHOW | KOLOM | RESPOND ONLINE | PEDULI KASIH | KITA PEDULI | INVESTOR RELATION
FOKUS
Derita TKI

TKW Akan Dipancung, Keluarga Datangi Wakil Rakyat



indosiar.com, Sumbawa - Permasalahan yang dialami TKI seolah tiada habisnya. Setelah Ruyati TKI asal Bekasi Jawa Barat dieksekusi pancung, kali ini Sumartini seorang TKW asal Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, nasibnya berada di ujung tanduk. Sumartini divonis bersalah di Pengadilan Arab Saudi, dan dijadwalkan akan dihukum pancung pada tanggal tiga Juli mendatang. Rabu (29/06/11) siang, puluhan keluarga Sumartini, mendatangi anggota dewan Kabupaten Sumbawa, menanyakan kejelasan nasib keluarganya itu.

Puluhan keluarga Sumartini, Rabu siang mengelar hiring dengan ketua DPRD bersama kepala dinas tenaga kerja dan transmigrasi Kabupaten Sumbawa mempertanyakan kejelasan nasib Sumartini. Pada kesempatan itu pihak keluarga Sumartini mendesak pemerintah meminta pengampunan bagi Sumartini kepada Raja Arab Saudi, serta mendesak Menlu RI dan Dinas Tenaga Kerja untuk mengoptimalkan upaya diplomatik bagi kebebasan Sumartini.

Sumartini Binti Naumi, TKW asal Kecamatan Moto Utara, Kabupaten Sumbawa tengah mendekam di penjara Malas Arab Saudi dengan tuduhan telah menggunakan ilmu sihir untuk melenyapkan anak majikan di tempat bekerja di Arab Saudi. Meskipun anak sang majikan telah kembali setelah 10 hari menghilang, tetapi pengadilan Arab Saudi tetap menyatakan Sumartini bersalah dan meringkuk di tahanan sejak tahun 2009. Atas tuduhan itu, Sumartini kemudian dikenakan hukuman pancung yang dijadwalkan akan dieksekusi tanggal 3 Juli mendatang.

Sementara itu pihak keluarga sangat menyesalkan tidak ada pemberitahuan resmi dari pemerintah terkait soal eksekusi Sumartini yang tinggal 3 hari lagi. Pihak keluarga justru mengetahui nasib Sumartini dari surat yang dikirimkan Sumartini kepada orangtuanya beberapa waktu lalu dan dari sejumlah media. (Ahmad Sianturi/Sup)

Bookmark and Share


Page: 1
15-May-2012 07:44:12 WIB by noor
kenapa nasip pahlawan devisa begini,begitu miskinnya indonesia hingga kami harus di jual

 

Nama:
Email:
Security Code: