indosiar.com, Karawang - Nasib naas kembali dialami Tenaga Kerja Wanita (TKW) Indonesia di luar negeri. Seorang TKW asal Karawang, Jawa Barat yang bekerja di Arab Saudi terancam hukuman pancung setelah dituduh membunuh anak majikannya.
Duka mendalam dirasakan Acah dan suaminya Ocim, orangtua Karsih TKW asal Kampung Pangaritan, Desa Pagadungan, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Sejak putri kesayangan mereka yang bekerja sebagai TKW di Arab Saudi terancam hukuman pancung, kegundahan terus melanda kehidupan keluarga ini.
Kabar tersangkutnya Karsih dengan kasus hukum di Arab Saudi di terima keluarga ini sejak bulan Agustus 2007 lalu. Karsih mengambarkan, ia ditahan pihak kepolisian Arab Saudi atas tuduhan membunuh anak majikan yang sama sekali dibantahnya.
Setelah lama tanpa kabar, pada 7 Januari lalu, pihak keluarga kembali dihubungai Karsih. Ia berpamitan dan meminta maaf pihak keluarga karena ia akan segera dieksekusi hukuman pancung oleh pihak Kerajaan Arab Saudi.
Dalam kondisi panik, pihak keluarga berupaya mencari kejelasan nasib yang menimpa anaknya. Sayangnya hingga saat ini tidak satupun pihak terkait yang dihubungi keluarga mengetahui pasti nasib TKW malang ini. Hal inilah yang membuat penderitaan pihak keluarga semakin bertambah.
Karsih binti Ocim berangkat sebagai TKW di Arab Saudi pada Februari tahun 1999 melalui Jasa PJTKI PT Kosana yang beralamat di Jalan Kalisari, Jakarta Timur. Ia bekerja pada keluarga Ali Muhammad Al Asiri di Riyat, Arab Saudi.
Sejak Agustus tahun lalu, ia ditahan Kepolisian Arab Saudi dengan tuduhan meracuni anak majikan hingga tewas. Keluarga berharap pemerintah Indonesia segera turun tangan membantu menangani kasus ini. Meski dibayangi keraguan, pihak keluarga masih menyakini bahwa anak mereka saat ini masih hidup. (Zaenal Arifin/Sup)