indosiar.com, Batam - Terkait kaburnya tersangka gembong teroris Mas Selamat Kastari dari penjara Singapura, polisi Riau khususnya Batam akan melakukan pengamanan ekstra ketat di perbatasan dengan Singapura. Kepolisian setempat juga menyebarkan gambar pelarian itu.
Guna mengantisipasi kemungkinan larinya Mas Selamat Kastari ke wilayah Batam yang berdekatan dengan Singapura, Kapolda Kepulauan Riau, Brigjen Sutarman melakukan pertemuan tertutup dengan Atase Pertahanan Singapura Wong Yu Han.
Usai pertemuan, Wong Yu Han mengatakan pertemuan tersebut membicarakan hubungan kerjasama antara Singapura dan Republik Indonesia.
Polda Kepulauan Riau akan melakukan pengamanan di wilayah-wilayah yang dianggap rawan untuk mencegah masuknya Mas Selamat Kastari ke Batam. Selain itu Polda Kepulauan Riau juga menyebarkan gambar buronan Mas Selamat Kastari di pusat-pusat perbelanjaan dan pelabuhan.
Mas Selamat Kastari ditahan pemerintah Indonesia pada tahun 2003 dengan tuduhan pemalsuan dokumen. Selanjutnya dia dideportase ke Singapura dan ditahan tanpa proses pengadilan. Mas Kastari dituding terlibat dalam berbagai tindak terorisme termasuk terlibat dalam rencana pembajakan pesawat di Bandara Internasional Singapura Changi. (Tim Liputan/Sup)