indosiar.com, Serang - Pemakaman Imam Samudra diwarnai isak tangis keluarga. Sementara di sela-sela pemakaman Tim Pembela Muslim (TPM) menyatakan rencana mereka untuk minta Komnas Hak Asasi Manusia segera membentuk Tim Pencari Fakta. Mereka menilai eksekusi yang dilakukan terlalu dipaksaksan karena tidak sesuai dengan fakta yang ada.
Suasana pemakaman jenazah Imam Samudra di TPU Lopang Gede yang berjarak sekitar 500 meter dari rumah orangtuanya dihadiri ribuan warga dan jemaat berbagai organisasi Islam. Suara takbir tidak henti-hentinya terdengar saat pemakaman berlangsung. Sejumlah jemaat bahkan sempat menangis saat jenazah dimasukan ke liang lahat. Sejumlah jemaat yang hadir dalam pemakaman sempat meneriakan janji akan melanjutkan perjuangan Imam Samudra.
Hingga Minggu (09/11/08) sore, rumah Embay Badriah ibu kandung Imam Samudra di Kelurahan Lopang Gede, Serang, Banten masih ramai didatangi warga dan kerabat. Usai pemakaman Tim Pembela Muslim langsung berbicara kepada wartawan dengan sikap mereka atas eksekusi mati bagi ketiga klien mereka Ali Gufron, Imam Samudra dan Amrozi.
Salah satu pengacara TPM, Qadhar Faisal Ruskanda mengatakan pihaknya akan segera mendesak Komnas HAM untuk segera membentuk Tim Pencari Fakta. Mereka menilai eksekusi yang dilakukan terlalu dipaksakan karena tidak sesuai dengan fakta yang ada. (Heni Murniati Supaidi/Sup)