indosiar.com, Jakarta - Sistim transportasi air diwilayah DKI Jakarta yang akan diresmikan pada 23 Mei mendatang Rabu (16/05/07) pagi tadi diuji cobakan di kanal barat. Tapi saat uji coba berlangsung kapal sempat terhenti dan harus berjalan pelan karena baling - baling kapal tersangkut sampah.
Hari ini hanya 1 Kapal Kerapu 3 yang diuji coba dengan kapasitas 24 sampai 30 penumpang. Saat Kapal Kerapu 3 mencoba menuju ke dermaga karet yang berjarak 1,7 kilometer dari dermaga Harimun Manggarai, kapal terpaksa berhenti karena baling - baling kapal tersangkut sampah dan kapal pun harus bergerak lambat dengan kecepatan 3 knot karena banyaknya sampah di kanal barat.
Menurut Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Nurachman transportasi air ini bukan menjadi salah satu alternatif yang bisa mengurangi kemacetan di ibukota. Dengan adanya transportasi air ini diharapkan membuat warga Jakarta lebih menghargai sungai dan kali.
Rencananya transportasi air ini akan diresmikan oleh Gubernur DKI Jakarta pada tanggal 23 Mei mendatang, yang hanya melayani reute 3 dermaga yakni dermaga Harimun, dermaga Sudirman dan dermaga Karet. Tiket transportasi air ini rencananya tidak lebih tinggi dari tiket busway sebesar tiga ribu lima ratus rupiah. (Siska Tiur Gurning/Nurkayat/Dv).