indosiar.com, - Di Ngawi, Jawa Timur, ujian nasional ulang diikuti 414 siswa kelas 3 SMA yang terdiri dari 335 siswa SMA Negeri 2 Ngawi, 59 siswa SMA Maarif dan 20 siswa SMA Karya Pembangunan.
Sedangkan di Madiun, Jawa Timur, ujian nasional ulang diikuti oleh 140 siswa kelas 3 SMA 1 Kecamatan Wungu. Ujian nasional ulang hari ini dimulai pukul 07.00 WIB, mata pelajaran yang diujikan adalah Bahasa Indonesia dan Sosiologi untuk siswa jurusan IPS dan Bahasa Indonesia untuk siswa jurusan IPA.
Untuk mencegah terjadinya kebocoran dan kecurangan dalam ujian nasional ulang, panitia menerapkan sistem keamanan ekstra ketat. Setiap pintu ruang kelas yang digunakan untuk ujian ulang di jaga dua aparat Brimob. Panitia juga melarang para siswa membawa tas sekolah masuk ke ruang ujian. Peserta hanya diperkenankan membawa alat tulis. Saat masuk ruang ujian, para siswa juga digeledah untuk mencari barang bawaan termasuk handphone.
Di kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo, ujian nasional ulang pagi tadi digelar serentak di tiga sekolah yaitu di SMA Negeri 1, SMA Negeri 2 dan SMK Negeri 1 Gorontalo. Yedia Woworuntu, siswa kelas 3 SMA Negeri 1 Gorontalo yang termasuk sekolah unggulan mengaku kecewa adanya ujian nasional ulang, namun begitu Yedia dan teman-temannya terpaksa harus mengikuti ujian nasional ulang agar bisa lulus SMA.
Ujian nasional ulang yang digelar disejumlah SMA dan SMK ini digelar berdasarkan surat edaran dari Badan Standar Nasional Pendidikan karena ditemukannya sejumlah pelanggaran dalam ujian nasional pertama. (Tim Liputan/Sup)