HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | TALK SHOW | KOLOM | RESPOND ONLINE | PEDULI KASIH | KITA PEDULI | INVESTOR RELATION
FOKUS
Pansus Bank Century

Utak Atik Kekuatan Parlemen






indosiar.com, Jakarta
- Bila jumlah anggota 4 fraksi yang menyebut nama Boediono dan Sri Mulyani, plus fraksi Gerindra digabung, maka mencapai 301 suara atau 54 %. Dengan rincian, PDIP 945 orang, Golkar 107 orang, PKS 57 orang, Gerindra 26 orang, dan Hanura 17 orang.

Sedangkan kekuatan koalisi Partai Demokrat yang tidak menyebut nama, bahkan Demokrat dan PKB menilai bail out tepat, sesuai prosedur, maka bila digabung menjadi 259 suara atau 46%.

Rinciannya, Demokrat 148 orang, PAN 46. PPP 37, dan PKB 28.

Jika saja 5 fraksi konsisten hingga sidang paripurna nanti, maka hitung-hitungannya jika voting kesimpulan akhir Century diambil, kemungkinan besar Wapres Boediono dan Menteri Keuangan Sri Mulyani, dimintai tanggungjawabnya. Tentu juga pejabat BI, KSSK, LPS dan pemilik Bank Century.

Namun, DPR tetaplah panggung politik. Semua bisa berubah di detik-detik terakhir, tergantung transaksi politik.

Belakangan, Partai Demokrat gencar melakukan lobby, bahkan tekanan terhadap anggota koalisi yang dianggap membelot. Ancaman resuffle kabinet, membuka kasus pajak grup Bakrie, hingga mengirim staf khusus presiden ke sejumlah tokoh nasional, seperti Syafi'i Maarif, dilakukan merupakan bagian dari upaya agar ending pansus tidak sampai memakzulkan Boediono.

Kita perlu mengingatkan DPR, bahwa mereka adalah wakil rakyat bukan partai. Kita berharap, kesimpulan akhir Century benar-benar mengutamakan kebenaran, bukan sebaliknya koalisi diatas kebenaran.(Rafael Idemly Don Bosco/Ijs)

Bookmark and Share


Nama:
Email:
Security Code: